Senin, 29 Desember 2008

Sistem Pembiayaan Kesehatan


Derajat kesehatan ditentukan oleh 4 faktor, salah satu diantaranya adalah pelayanan kesehatan (Teori Bloom). Sistem Kesehatan Nasional (SKN 2004) menguraikan lebih lanjut bahwa pelayanan kesehatan perlu didukung dengan Sistem Pembiayaan Kesehatan yang menjamin seluruh warga negara mendapatkan pelayanan kesehatan tersebut secara adil dan bermutu.
Pembiayaan kesehatan di Indonesia sendiri masih didominasi sistem pembiayaan postpaid atau paska bayar, artinya masyarakat yang menggunakan pelayanan kesehatan harus mengeluarkan biaya untuk setiap kali pelayanan yang diterima (pay per service). Sistem asuransi belum menjadi paradigma pembiayaan yang dianut sebagian besar masyarakat kita. Hanya ada beberapa jenis sistem asuransi yang telah berjalan antara lain asuransi PT. ASKES bagi PNS, TNI/Polri, Pensiunan, Veteran dan JAMKESMAS/JPS bagi warga tidak mampu yang notabene preminya ditanggungkan kepada negara. Sedangkan asuransi swadana melalui asuransi swasta atau JAMSOSTEK baru sebagian saja mampu melindungi pesertanya, di luar permasalahan dalam melakukan klaim pembayaran.
Suatu solusi telah dibuat pemerintah melalui UU Sistem Jaminan Sosial yang sudah diundangkan tahun 2008. Seharusnya tahun 2009 peraturan tersebut dilaksanakan yang mewajibkan setiap warga negara memiliki asuransi atau sistem jaminan sosial khususnya bidang kesehatan.
Suatu usulan kami berikan untuk merintis sistem pembiayaan mandiri bidang kesehatan adalah ASURANSI DESA. Asuransi tersebut dikelola secara swakelola oleh Badan Pelaksana yang disepakati Lembaga Musyawarah Desa dengan besar kapitasi (premi) serta ketentuan klaim disesuaikan dengan kemampuan masyarakat. Fungsi pemerintah adalah memberikan subsidi yang sifatnya wajib dan menjadi tanggung jawab negara melalui fasilitas pelayanan milik pemerintah (Puskesmas dan RS).
Kami berharap melalui kebijakan ASURANSI DESA maka masyarakat mulai dikenalkan dan dibiasakan dengan sistem jaminan pembiayaan kesehatan mandiri sehingga salah satu komponen pelayanan kesehatan untuk mencapai derajat kesehatan masyarakat tidak lagi menjadi kendala.
Setiap keinginan haruslah disertai usaha. Semoga bermanfaat.

Senin, 22 Desember 2008

SELAMAT HARI IBU



Hari ini 22 Desember 2008, adalah hari buatmu.
Tak hanya aku engkau lahirkan...
Sepanjang hidupmu engkau tak lepas perhatian...
Kasih sayang tak pernah berhenti terpancar...
Hanya ucapan yang dapat kuberikan...
SELAMAT HARI IBU
Bhaktiku untukmu....

Kamis, 18 Desember 2008

SULITNYA MENJAGA MUTU


Ada kalanya kita punya keinginan besar untuk memberikan yang terbaik untuk orang lain. Suatu ketika mungkin kita berharap menjadi orang yang bermanfaat untuk sesama. Tetapi Beliau tidak pernah memberikan manusia kesempurnaan. Tepukan kecil yang mungkin bagi kita sebuah tamparan keras harus kita maknai dengan mencari hikmah dibaliknya.
Mungkinkah kita telah sombong dalam berucap, atau ada kalanya kita tidak mengakui keterbatasan fisik kita. Pertanyaan yang selalu hadir manakala elusan kasihnya datang sebagai teguran halus.
Cobalah untuk berintrospeksi. Entah kita terlalu sombong untuk mengakui betapa kecilnya kekuatan dan kekuasaan kita di antara alam semesta yang diciptakanNya.
Walau mungkin kita berusaha menjaga mutu pengabdian kita. Meski kita telah mencoba menyerahkan seluruh keyakinan kita. Tetapi kehendakNya telah berucap.
Sungguh sulit mewujudkan mutu. Bahkan lebih sulit menjaga mutu.
Hanya satu yang perlu kita lakukan, jangan pernah merasa puas.
Menjaga mutu ibarat menyusun segala kepasrahan kita untuk ber-Dharma. Tidak akan pernah cukup pasrah itu sampai Beliau menentukan.
Berusahalah selalu lebih baik. Tidak ada puncak sampai Yang Maha Kuasa mengambil nafas kita.
Jangan menyerah. Bangkitlah untuk pengabdianMu. Demi keyakinanmu.

Selasa, 16 Desember 2008

BLOG KAMI

Medio Desember 2008 kami mulai merangkai blog ini. Kami mempunyai harapan keberadaan blog kami dapat menjadi ajang meningkatkan kreativitas karyawan sekaligus memberi sumbangan kepada daerah kami dalam meningkatkan peranan tenaga kesehatan khususnya di wilayah Puskesmas Masaran 2.
Harapan tentulah hanya akan menjadi harapan bilamana tidak disertai usaha dan tekad untuk mewujudkannya. Karena itu kami sangat berharap teman-teman kami khususnya jajaran kesehatan terlebih di Puskesmas Masaran 2 dapat ikut memberikan sumbang saran dan aktif melengkapi dan menyempurnakan blog ini.
Selamat beraktivitas dan semoga blog ini membawa manfaat.